Wamentan Sudaryono: Jangan Biarkan Pupuk Palsu Rugikan Jutaan Petani

Pemalsuan pupuk ancam panen, rugikan petani hingga triliunan rupiah, Kementan pastikan distribusi sehat, Polri tindak pelaku kejahatan pupuk palsu.

- Pewarta

Kamis, 17 Juli 2025 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono. (Dok. Kementan)

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono. (Dok. Kementan)

PEMALSUAN pupuk adalah kejahatan kemanusiaan yang merugikan petani Indonesia secara besar-besaran

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengecam keras praktik pemalsuan pupuk yang merugikan jutaan petani dan mengancam ketahanan pangan nasional Indonesia.

Menurutnya, tindakan pemalsuan pupuk adalah perbuatan zalim yang tergolong sebagai bentuk nyata kejahatan kemanusiaan terhadap petani Indonesia.

“Memalsukan pupuk itu zalim. Sangat zalim! Bukan hanya menipu nutrisi, tapi menghancurkan kerja keras petani satu musim,” tegas Sudaryono di Jakarta, Rabu (16/7/2025).

Sudaryono menyebut praktik ini bukan saja berdampak ekonomi bagi petani, tapi juga berpotensi menggagalkan program prioritas Presiden Prabowo yaitu swasembada pangan.

Kerugian akibat pupuk palsu bisa mencapai triliunan rupiah, sebab jutaan petani menjadi korban dan hasil panen mereka menurun drastis.

Pemerintah Bersinergi dengan Polri untuk Memberantas Praktik Pupuk Palsu Secara Menyeluruh

Sudaryono mengapresiasi langkah cepat dan tegas Polri dalam memberantas sindikat pemalsuan pupuk di berbagai wilayah Indonesia demi melindungi petani.

“Terima kasih jajaran Polri sudah menindaklanjuti. Ini sangat krusial untuk melindungi petani dan memastikan mereka bisa bekerja dengan tenang,” lanjutnya.

Ia memastikan pemerintah melalui Kementerian Pertanian terus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum dan pemangku kepentingan lain di seluruh Indonesia.

Sudaryono menegaskan pengawasan akan semakin diperketat agar praktik pemalsuan pupuk benar-benar bisa diberantas sampai ke akar-akarnya di semua lini distribusi.

Hal ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk mewujudkan sektor pertanian yang maju, mandiri, modern, dan berkelanjutan di era globalisasi.

Pemalsuan Pupuk Ancam Swasembada Pangan dan Kesejahteraan Petani Indonesia Secara Jangka Panjang

Jika praktik ini dibiarkan, kata Sudaryono, ribuan hingga jutaan petani akan terus dirugikan hingga produksi pangan nasional terganggu dan ketahanan pangan melemah.

Ia mengingatkan bahwa kesejahteraan petani adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional dan keberhasilan program swasembada pangan pemerintah.

“Jahat terhadap orang susah itu kejahatan kemanusiaan. Di era Presiden Prabowo, hal seperti ini tidak akan dibiarkan,” tegasnya lagi.

Sebagai anak seorang petani, Sudaryono mengaku memahami benar betapa pentingnya memastikan petani bekerja dengan tenang tanpa dihantui ancaman pupuk palsu.

Wamentan mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawal distribusi pupuk yang sehat dan berkualitas agar petani mendapatkan hak mereka secara layak.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infoemiten.com dan Panganpost.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Infoseru.com dan Poinnews.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Jatengraya.com dan Hallobandung.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Tren Press Release Galeri Foto Perkuat Branding Dan Transparansi
Transparansi dan Kecepatan: Press Release Berbayar dalam Ekonomi Informasi Modern
Investasi Tambang Emas di Seluma Dikawal Ketat Demi Kesejahteraan Masyarakat
Kementan Diganjar WTP 2024, DPR RI: Momentum Ini Harus Dijaga
Delay Super Air Jet: RK Tuntut Jawaban, Bandara Pilih Diam Seribu Bahasa
IHSG Diprediksi Menguat, Keyakinan Pasar Tercermin dalam CSA Index Juni 2025
Ingin Tampil di Media Ekonomi dan Bisnis Nasional? Persrilis.com Siap Publikasikan Press Release Anda!
Termasuk Bank BJB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Sesalkan Korupsi Bos Sritex Rugikan Sejumlah Bank

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 07:11 WIB

Tren Press Release Galeri Foto Perkuat Branding Dan Transparansi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 07:31 WIB

Transparansi dan Kecepatan: Press Release Berbayar dalam Ekonomi Informasi Modern

Selasa, 5 Agustus 2025 - 14:51 WIB

Investasi Tambang Emas di Seluma Dikawal Ketat Demi Kesejahteraan Masyarakat

Kamis, 17 Juli 2025 - 15:50 WIB

Wamentan Sudaryono: Jangan Biarkan Pupuk Palsu Rugikan Jutaan Petani

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:54 WIB

Kementan Diganjar WTP 2024, DPR RI: Momentum Ini Harus Dijaga

Berita Terbaru

Nasional

PT Antam Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2026

Senin, 9 Feb 2026 - 13:47 WIB

logo

Pers Rilis

BDx Indonesia Dukung Komunitas Terdampak Banjir di Sumatra

Senin, 2 Feb 2026 - 02:00 WIB